Senin, 04 April 2011

G-Dragon, “YG Entertainment itu seperti sekolah TK buat kami & aku pandai dlm berciuman

INi adalah wawnacara G-Dragon dengan GQ Magazine edisi bulan April 2011.

GQ: Saya tahu kalau fans sensitif pada artikel2 dimana kamu membicarakan tentang Taeyang dan member2 Big Bang lainnya. Tahun lalu, setelah kabar mengenai ‘G-Dragon akan muncul dalam lagu Taeyang, ‘I Need a Girl’ telah dirilis, fans dari Taeyang dan kamu menunjukkan sikap2 yang berbeda mengenai hal ini.

Sejujurnya, kami tidak tahu bagaimana reaksi saat itu secara keseluruhan, tapi bagian yang paling penting adalah kami harus membawa ini mudah (dibawa santai). Saya percaya kalau fans kami bisa melakukan itu dimasa depan
Tak perduli kami sedang mempromosikan solo ataupun sebagai Big Bang secara keseluruhan, apa yang kami ingin tunjukkan padamu tidak hanya panggung2 Big Bang ataupun member2 tapi setiap hal2 baru yang sedang kami coba. Kami ingin kamu menjadi senang saat kamu menonton panggung performance kami, tapi tidak semua orang bisa menikmati ini dalam tingkat yang sama.

GQ: Perusahaanmu tau tentang konflik2 ini juga?

Ya, karena kami memiliki konflik2 diantara kami juga (tertawa), perusahaan kami tampaknya cukup sakit kepala karena fans kami juga.

GQ: Saya merasa kalau YG Entertainment adalah sebuah perusahaan yang mengumpulkan semua hyung2 dan dongsaeng2 yang sangat mencintai musik dan mereka semua ingin membuat musik yang bagus.

Ya, perusahaan mengumpulkan kami semua dan ada lebih ruang2 untuk peningkatan. Saya merasa bersalah pada fans atas kelemahan kami juga.

GQ: BIGBANG adalah grup pertama yang pernah diinterview tanpa adanya manajer2 mereka selama wawancara.

Ya? kenapa?

GQ: karena kata2/ucapan2 mereka dimonitor!

Benarkah? Oh, saya tau.

GQ: Bagaimana menurutmu tentang YG Entertainment?

Ini adalah perusahaan yang paling cocok dengan saya dalam semua aspek2. Ini menyediakan saya dengan sebuah lingkungan yang sangat bagus untuk menciptakan musik saya dan ada senior2 yang bisa saya pelajari banyak hal2 dari mereka.
Di tempat pertama, saya rasa saya hanya berlari di jalan sendiri, tapi faktanya ada begitu banyak orang yang sedang bekerja keras dengan saya bersama2. Jadi ini adalah base kami yang bisa membagi kebahagiaan dan kesenangan kami. Ini adalah sekolah cum playground (Taman Bermain) kami.

GQ: Apakah ada begitu banyak pekerjaan2 dalam sebuah playground?

Jika saya bekerja di perusahaan lain dan ada seperti beban kerja yang berat di dalam perusahaan tersebut, saya pastinya akan membakar komplain2 saya karena saya bisa menghandle ini. Ketika saya di YG, ini adalah sebuah tempat yang memungkinkan kami untuk melakukan apapun yang kami inginkan dan kami bisa mengetahui satu sama lain dengan baik. Ini seperti sebuah keluarga besar untuk saya. Dibandingkan mengatakan ini adalah sebuah tempat untuk saya bekerja, saya akan mendeskripsikan kalau YG adalah sebuah tempat dimana saya bisa menemukan motivasi untuk melakukan pekerjaan saya.

GQ: Meskipun kamu telah menyangkal mengatakan kalau “kamu memiliki masalah2 dengan satu sama lain”, pastinya akan ada beberapa yang menjadi konflik2 diantara kelima member, adakah?

Tentu saja tapi kami tidak akan menjadi bermusuhan satu sama lain karena kami perhatian/menghormati satu sama lain.

GQ: Saya tau. Siapa yang terbaik dalam berkelahi?

(Tertawa) Saya rasa ini adalah Taeyang? atau T.O.P? Ada sebuah kejadian yang tidak akan pernah saya lupakan. Saat saya melihat Taeyang untuk pertama kalinya, dia seperti ‘jjang’ di sekolah. Saat kami masih di SMP, Taeyang datang dari sebuah keluarga yang bekerja untuk pemerintahan dan saya tau beberapa teman2 yang memiliki backgroun yang sama. Saya berfikir kalau anak seperti ini sangat keras jadi itulah kenapa saya berfikir kalau dia itu seperti seorang ‘jjang’ di sekolah. (tertawa) Kami datang dari Seoul dan anak2 Seoul lebih lemah.

GQ: Taeyang just looked at this side.

(Tertawa) Setelah periode itu, saya mengembangkan hubungan yang akrab dengannya. Ini dikenal baik sama semua orang. Kami tidak pernah berkelahi/bertengkar satu sama lain dan kami menyelesaikan konflik kami dengan cara yang damai.
Kami menjadi lebih dekat satu sama lain dalam cara ini. Mungkin ini mengambil waktu 1-2 tahun buat kami untuk bersama2 dengan baik dengan satu sama lain, dan sekarang saya rasa selama kami bersatu, setiap masalah bisa dipecahkan. Tidak hanya untuk kami tapi juga untuk perusahaan kami atau untuk seluruh dunia. Saya benar2 percaya kalau saat kita bersatu, kita bisa melakukan segala yang kita inginkan.

GQ: Bagaimana perasaanmu saat orang2 memuji kami sebagai orang yang pintar dan cunning?

Saya merasa senang.

GQ: Bagaimana tentang saat orang2 salah paham terhadapmu?

Saya aka berfikir, apakah saya harus mengambil keuntungan2 dari kesalahan kata2 saya untuk menmbah lebih banyak perhatian. Ini adalah pertanyaan yang selalu saya tanyakan

GQ: Adakah orang yang benar2 melihat G-Dragon yang sebenarnya? Kamu selalu terlihat cool di depan publik.

Ya, khususnya, saat gadis2 melihat saya, mereka tidak berfikir saya itu ganteng tapi mereka ingin untuk menaklukkan saya . Saya seperti mengirimkan perasaan kalau mengajakmu untuk mengambil pertentangan. Namun, saya menyukai seperti sebuah perasaan kuat yang saya berikan padamu karena ini benar2 berarti.

GQ: Adakah sekarang kamu dalam sebuah hubungan?

Saya selalu berharap demikian, oleh karena itu saya selalu hidup dalam kehidupan saya jika saya jatuh cinta. (tertawa).

GQ: Menilai dari pandangan gadis2mu, bagian mana yang mereka suka dan yang mereka benci?

Daripada mencintai wajah saya, mereka lebih mencintai nada bicara saya dan tindakan2 saya.

GQ: Apakah ini berarti kamu akan mencium mereka dan melakukan seesuatu seperti itu untuk menunjukkan cintamu?

(tertawa) Ciuman? Ya, saya bagus dalam berciuman. Mereka mengatakan kalau saya bagus dalam ciuman.

omo?? jiyong ku ckckckck ku jadi pengen ngerasain >,< wkwkwk


Korea Original: DCGD via missarrogant18 @twitterKorean
Chinese translation: 小7 @GDFW via baidu BIGBANG
English translation: Rice @ bigbangupdates
Indo Trans: yeppopo
via: RT 2NE1[YG Family]

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Read First and please respect

Arsip Blog

LIZLEMAGAZINE