Rabu, 27 April 2011

So Yeon (T-ara) - Tak Menyesal Tinggalkan Girls’ Generation

ASIANplus edisi 422 - BUAH BIBIR

Dikenal sebagai personel T-ara, So Yeon sebenarnya pernah nyaris debut sebagai personel Girls’ Generation yang kini menjadi girlband populer di Korea. Baru-baru ini dia angkat bicara tentang perasaannya setelah meninggalkan Girls’ Generation dan kehidupan keras yang harus dia jalani setelahnya.

Fans K-Pop tentu sudah familiar dengan deretan panjang bintang yang seharusnya debut bersama Girls’ Generation, namun tak satu pun yang mendekati So Yeon dari T-ara. So Yeon memupuk impiannya menjadi bintang bahkan sebelum dia bisa berdiri di depan cermin. Setelah memasuki SMA khusus seni, dia menjadi anak didik agensi terkenal SM Entertainment di tahun terakhir sekolahnya. Tiap hari, So Yeon berlatih hingga peluh mengalir deras membasahi Tiga t-shirt berbeda yang dia kenakan. Tapi, apakah kerja kerasnya itu sepadan? Enam bulan sebelum debut bersama Girls’ Generation, dia mundur dari jajaran final personelnya. Setelah kembal ke rumah dengan hati kosong, So Yeon menghabiskan satu setengah tahun berikutnya dalam apa yang dia nyatakan sebagai masa terberat dalam hidupnya. Kesulitannya tidak berakhir sampai di situ saja. Nenek dan pamannya – keduanya sama-sama pendukung terbesar So Yeon dalam menggapai citacitanya menjadi bintang top – jatuh sakit yang pada akhirnya berakhir dengan kematian keduanya setahun kemudian. “Hingga saat ini, satu setengah tahun yang kujalani setelah meninggalkan Girls’ Generation adalah poin terberat dalam hidupku. Tak hanya orangtuaku, seluruh keluargaku mendukung impianku, terutama nenek dan pamanku. Tapi setelah saya harus melepaskan masa didikku, mereka meninggal dunia di tahun yang sama. Keduanya sama-sama memberitahuku, ‘Jadilah penyanyi.’,” cerita So Yeon. “Setelah pemakaman, saya membersihkan diri dan mencoba menemukan tekad untuk kembali berjuang menggapai ciat-citaku. Saya mengeraskan rahang dan berkata pada diriku sendiri, ‘Ayo coba sekali lagi’,” lanjutnya.

Image Secara kebetulan, Mnet Media merilis sebuah artikel menyatakan bahwa mereka mencari satu lagi personel untuk melengkapi grup cewek baru mereka yang beranggotakan lima orang. Bagi So Yeon, ini adalah kesempatan yang tak bisa dia lewatkan. “Saya mencoba mencari siapapun yang bisa menghubungkan saya. Pada akhirnya, saya harus mencari alamat Mnet sendiri untuk bisa ke sana. Seminggu setelah saya memohon untuk bertemu dengan CEO Mnet, mereka akhirnya mengizinkanku masuk. Saya langsung audisi di tempat, dan saat itu juga saya terpilih,” ungkap gadis kelahiran 5 Oktober 1987 ini. So Yeon debut bersama T-ara di tahun 2009 dan akhirnya menggapai impiannya menjadi penyanyi. Tapi, saat itu Girls’ Generation sudah debut dan para personel SHINee dan f(x), yang sebelumnya adalah juniornya, kini sudah menjadi seniornya. “Rasanya sungguh canggung saat saya debut, hahaha. Di penayangan debut kami, Jong Hyun dan Tae Min dari SHINee datang mengucapkan selamat padaku. Saya memperlakukan mereka seperti saat kami semua sama-sama anak didik dan berbicara dengan nada santai pada mereka. Bila dipikir sekarang. Saya merasa ada yang salah dan akhirnya membuatku mencemaskannya. Pada akhirnya, kami membicarakannya dan memutuskan untuk saling menganggap satu sama lain seperti saat kami masih anak didik,” katanya sambil tertawa.

Alasan Tinggalkan Girls’ Generation
Sebelumnya, tahun lalu di acara bincang-bincang Taxi di tvN, So Yeon mengungkapkan alasan sebenarnya mengapa dia mundur dari Girls’ Generation. Dia mengatakan alasannya adalah karena dia merasa tekad dan dorongannya kurang. “Saya selalu berharap pada karier ini sejak kecil. Saya sudah pernah menjadi aktris cilik, dan saat masih menjadi anak didik di sebuah perusahaan besar untuk debut dalam grup idola, saya menjadi personel T-ara,” ucapnya. Dalam tahun-tahun pradebutnya, dia berlatih di bawah SM Entertainment sebagai anak didik Girls’ Generation. “Selama masa itu, saya merasa tekadku sangat rendah. Saya mendapatkan kesempatan menjadi selebriti terlalu mudah sehingga saya tak siap menerimanya. Akhirnya, saya pun mundur,” ungkapnya. “Ini tak hanya berlaku padaku saja, tapi personel Girls’ Generation lainnya juga pernah tampil di TV sebelumnya atau menjalani pelatihan di perusahaan lain. Meski T-ara dijadikan grup resmi dalam kurun waktu sebulan, saya rasa inilah mengapa orang-orang mengatakan kami tidak seperti grup pendatang baru,” tambahnya dengan penuh percaya diri.

Sempat Iri dengan Girls’ Generation
Mengenai Girls’ Generation, So Yeon berkisah, “Setelah meninggalkan Girls’ Generation, saya sangat canggung terhadap personel Girls’ Generation. Tapi setelah debut dan promosi bersama T-ara, situasi it perlahan mencair. Baru akhir-akhir ini saja waktuku bersama T-ara bisa menyamai waktuku dengan Girls’ Generation sebelumnya. Saya senang bersama Girls’ Generation, tapi saya tak menyesal menjadi personel T-ara. T-ara adalah grup junior bila dibandingkan d engan Girls’ Generation yang berharap bisa seperti Girls’ Generation. Saya adalah unni di dalam grup
bersama Girls’ Generation, dan kami masih saling berhubungan. Orang tua kami sangat dekat satu sama lain.“Saat promosi bersama T-ara, saya pernah merasa iri dengan Girls Generation. Karena T-ara saat itu masih pendatang baru, saya bisa merasakan sorak dukungan dari fans dan sikap staf acara yang berbeda antara terhadap kami dan Girls’ Generation. Saya sangat iri saat itu. Saya berharap T-ara bisa mencapai sukses secepatnya,” katanya.

Sukses sebagai Presenter
Image Setelah menghadapi rintangannya, So Yeon tak hanya bersinar di industri musik namun juga di penyiaran. Dia beberapa kali dipuji atas komentar cerdasnya di berbagai variety show seperti 100 Points out of 100. Meski ada banyak idola yang dijuluki “idola variety show,’ tak ada satu pun yang memiliki kemampuan berhubungan dengan tiap bintang tamu dan bintang pendukung seperti So Yeon. Dalam episode baru-baru ini, So Yeon mengambil bagian dalam sebuah kuis yang mengharuskan pesertanya menebak judul lagu setelah mendengarkan
cuplikan singkatnya. Meski lahir di tahun 1987, So Yeon bisa dengan cepat menjawab lagu Hateful Person milik Kim Ji Ae yang dirilis tahun 1989. Saat itu, bintang pendukung acara lainnya tertawa dan mengatakan So Yeon mungkin sebenarnya lahir tahun 1978, bukan 1987 seperti yang diumumkan, karena pengetahuannya yang luas atas lagu-lagu hit lama. “Hahaha... Saya memang lahir di tahun 1987. Saya bisa menunjukkan KTP-ku bila kalian mau. Orangtuaku sering memberitahuku bahwa saya selalu duduk di depan TV dan bergumam mengikuti lagu. Saya juga sangat tertarik pada musik saat tumbuh besar, jadi saya tahu banyak lagu-lagu senior kita,” kata So Yeon. Saat diminta untuk mengungkap satu rahasianya, dia menjawab, “Saya mungkin akan mendapat masalah karena ini, tapi saya tidak mengikuti skenario yang diberikan padaku. Saya hanya memeriksa siapa bintang tamu hari itu! Saat saya datang untuk rekaman, saya hanya mengucapkan apa yang kurasa saat itu, karena saya pikir lebih baik untuk bersikap senatural mungkin tanpa memaksakan imej tertentu kepada penonton.

” Kini setelah mencapai impiannya dan berada dalam poin nyaman dalam hidupnya, So Yeon menutup wawancara dengan sedikit nasehat pada mereka yang bermimpi menjadi penyanyi. “Saya mulai berlatih 10 tahun lalu. Bila saya harus mengatakan satu hal, maka saya ingin orang-orang yang benar-benar ingin menjadi penyanyi untuk mengikuti jalur ini. Kalian tak bisa hanya menyanyi dan bekerja keras. Kamu harus benar-benar menginginkannya,” lanjut pemilik nama lengkap Park So Yeon ini. “Hanya mengandalkan bakat tak akan membuat kalian bertahan lama. Ini semua butuh waktu bertahun-tahun. Sebagai anak didik, kalian mungkin akan berpikir bahwa yang kalian butuhkan hanya impian dan semangat, tapi begitu debut impian dan semangat itu menjadi karier dan kehidupan kalian. Kamu tak bisa makan, tak bisa tidur, dan tak memiliki teman. Kamu tak bisa melakukan hal lainnya selain berdiri di atas panggung. Sungguh, hanya orang gila yang seharusnya mengejar karier ini,” pungkasnya.


CRE ; AG
via: KBPK Family~

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Read First and please respect

Arsip Blog

LIZLEMAGAZINE